Sumber: Tempo Interaktif, Sabtu, 07 Jun 2008 | 15:53 WIB Kepala Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan Anggito Abimanyu, mengatakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) masih aman, meski Sabtu ini (7/6) atau Jum’at (6/6) waktu New York, harga minyak kembali naik dan menyentuh angka US$ 138 per barel. “APBN kita masih aman untuk harga minyak [...]
Arsip untuk Juni 7th, 2008
Harga Minyak Naik, APBN Masih Aman
Diposkan dalam Kliping pada Juni 7, 2008 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Munarman Tewas, SMS Iseng?
Diposkan dalam Ada-ada Saja pada Juni 7, 2008 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Berita yang dilansir Detik.com mengejutkan: Beredar SMS Munarman Tewas. Dalam berita itu disebutkan, SMS itu datang dari 021-32866752. Dalam SMS itu disebutkan Munarman ditemukan tewas mengenaskan di hutan karet Batujajar. Tentu saja semua orang dibuat sibuk. Polisi, selain sibuk harus menjawab pertanyaan masyarakat dan media, juga harus melacak kebenaran isi pesan singkat itu. Pihak keluarga [...]
Pemerintah Sudah Meraup Dana Rp 217,3 Triliun
Diposkan dalam Kliping pada Juni 7, 2008 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Sumber: Kompas, Sabtu, 7 Juni 2008 | 01:15 WIB Jakarta, Kompas – Penerimaan pajak pada periode 1 Januari-30 Mei 2008 dilaporkan mencapai Rp 217,3 triliun atau 45,19 persen dari target yang ingin dicapai hingga akhir tahun ini sebesar Rp 480,88 triliun. Pemerintah optimistis target penerimaan pajak akan tercapai tahun ini karena hingga akhir tahun 2008 [...]
Kartu Pintar Diterapkan Setelah Indonesia Siap
Diposkan dalam Kliping pada Juni 7, 2008 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Sumber: Kompas, Sabtu, 7 Juni 2008 | 01:13 WIB Padang, Kompas – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengemukakan, dalam waktu dekat Indonesia belum siap memakai kartu pintar atau smart card untuk mengontrol konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi. Rencana penggunaan kartu pintar akan diterapkan jika seluruh wilayah Indonesia siap. ”Kita kaji kembali kartu pintar. Mungkin tidak bisa [...]
Elpiji: Pertamina Tak Bisa Penuhi Kebutuhan
Diposkan dalam Kliping pada Juni 7, 2008 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Sumber: Kompas, Sabtu, 7 Juni 2008 | 01:13 WIB Jakarta, Kompas – PT Pertamina mengaku kewalahan memenuhi pasokan elpiji untuk masyarakat. Alasannya, selain infrastruktur terbatas, Pertamina juga masih menanggung rugi dari bisnis elpiji dan lebih fokus menyiapkan pendistribusian elpiji yang disubsidi. Direktur Niaga dan Pemasaran PT Pertamina Achmad Faisal mengemukakan hal itu di Jakarta, Jumat [...]